Agama Islam · Tak Berkategori

Yuk Latihan Soal!

Latihan Soal

Pilih salah satu jawaban yang paling tepat!

1 . Niat dapat diartikan sebagai …..

a. Memulai sesuatu dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam

b. Maksud atau tujuan suatu perbuatan

c. Mengangkat kedua tangan sejajar dengan telinga

d. Memberikan harta di jalan Allah S.W.T

2. Yang termasuk rukun shalat adalah …

a. Menutup aurat

b. Balig

c. Membuca Al – fatihah

d. Sampai kepadanya dakwah islam

3. Rukun Shalat yang keempat adalah ….

a. Niat                                     b. Ruku

c. Takbiratul Ihram             d. Membaca Al – Fatihah

4. Yang tidak termasuk syarat sah shalat ….

a. Suci dari hadas                       b. tasyahud

c. Menutup aurat                        d. Menghadap kiblat

5. Duduk diantara dua sujud termasuk ….

a. Rukun shalat                               b. Syarat sah shalat

c. Syarat wajib shalat                     d. Hal yang membatalkan shalat

6. Allah tidak akan menerima shalat yang tanpa disertai ….

a. Berpakaian              b. Bersuci

c. Berdoa                      d. Berdzikir

7. Keluar angin dari dubur termasuk …

       a. rukun shalat                        b. syarat sah shalat
       c. syarat wajib shalat             d. hal yang membatalkan shalat

8. serangkaian kegiatan ibadah khusus atau tertentu yang dimulai dengan takbiratul ihram dan diakhiri salam adalah ….

a. Puasa                b. Shalat

c. Zakat                d. Haji

9. Suatu perbuatan melakukan rukun – rukun shalat secara berurutan. Hal ini merupakan pengertian dari …

a. Niat                        b. Tasyahud

c. Tertib                    d. Salam

10. I’tidal adalah urutan shalat yang ke …..

a. 2          b. 4           c. 6             d. 8

 

 

Agama Islam

Ketentuan – Ketentuan Shalat

        Shalat adalah kewajiban bagi setiap muslim. Pada bab ini kita akan belajar mengenai ketentuan – ketentuan shalat. Setelah mempelajari bab ini, kalian diharapkan memahami ketentuan – ketentuan shalat tersebut. Dengan demikian, kalian dapat melaksanakan shalat dengan benar. Sudah kamu pahami sebelumnya, bahwa shalat merupakan sebuah kewajiban yang harus kita lakukakan. Tahukah kamu apa yang dinamakan shalat itu?
Secara bahasa, Shalat berasal dari bahasa Arab yang memiliki arti Do’a. Sementara itu, menurut istilah, Shalat bermakna serangkaian kegiatan ibadah khusus atau tertentu yang dimulai dengan Takbiratul Ihram dan diakhiri dengan salam.
Shalat adalah suatu Ibadah yang terdiri atas perkataan – perkataan dan perbuatan – perbuatan tertentu yang dimulai dengan Takbiratul Ihram dan disudahi dengan salam disertai dengan syarat – syarat yang telah ditetapkan. Praktik shalat harus sesuai dengan segala petunjuk tata cara Rasulullah S.A.W, sebagai figur mentaati perintah Allah S.W.T.

A. Rukun – Rukun Shalat

     Rukun bisa disebut fardhu. Rukun atau fardhu adalah sesuatu yang harus ada pada sesuatu pekerjaan/amal ibadah dalam waktu pelaksanaan suatu pekerjaan/amal ibdah tersebut. Shalat itu mempunyai ruku, Apabila tidak dipenuhi, shalat tidak akan sah. Nah, apa saja rukun shalat itu? Berikut ini adalah hal yang termasuk rukun shalat.

1. Niat

Gambar terkait

    Niat dapat diartikan sebagai maksud atau tujuan sesuatu perbuatan. Niat yaitu menyengaja untuk mengerjakan shalat karena Allah S.W.T. Niat ini dilakukan oleh hati dan dapat pula dilafazkan dalam rangka membentuk untuk meyakinkan hati

2. Takbiratul Ihram

Gambar terkait

      Takbiratul Ihram adalah takbir yang pertama kali diucapkan oleh orang yang mengerjakan shalat sebagai tanda mulia mengerjakan shalat. Takbiratul Ihram diucapkan dengan lafaz (ucapan) :

اَللّهُ اَكْبَرُ   (Allahu Akbar)

3. Berdiri tegak bagi yang mampu

Gambar terkait

4. Membaca Surat Al Fatihah

    Bagi orang yang shalat munfarid ia wajib membaca surat Al – Fatihah secara sempurna, setelah takbiratul ihram dan membaca doa iftitah pada rakaat pertama. Pada rakaat berikutnya wajib dibaca secara sempurna. Jika menjadi makmum, imam membaca Al – Fatihah secara keras (pada shalat Magrib, Isya, dan Subuh) makmum tidak boleh membaca apapun dan ia harus mendengarkan bacaan imam tersebut. Ketika imam membaca surat atau ayat, maka pada waktu itulah makmum membaca Al – Fatihah dengan suara pelan yang hanya bisa didengar oleh dirinya sendiri. Membaca Al – Fatihah wajib pada setiap rakaat shalat fadhu dan shalat sunnah.

5. Ruku’

Hasil gambar untuk gambar takbiratul ruku

     Adalah membungkukkan badanhingga punggung menjadi sama datar dengan leher. Kedua tangannya memegang lutut dalam keadaan jari terkembang dengan tenang. Keadaan ini dilakukan secara sempurna yaitu betul – betul menunduk sampai datar/lurus antara tulang punggung dengan lehernya (90 derajat) serta meletakkan dua telapak tangan dengan lutut.

6. I’tidal

Gambar terkait

    Berdiri lurus setelah bangun dari ruku’

7. Sujud dua kali

Gambar terkait

8. Duduk diantar dua sujud

 

Gambar terkait

9. Duduk serta membaca tasyahud akhir dan salawat nabi

 

Gambar terkait

 

Adapun bacaan tasyahud akhir sebagai berikut :
Hasil gambar untuk gambar takbiratul duduk tasyahud akhir

10. Membaca Salam

 

Gambar terkait

11. Tertib

       Tertib merupakan suatu perbuatan melakukan rukun – rukun shalat secara berurut. Jika seseorang sedang shalat, janganlah seseorang membaca surat Al – Fatihah  sebelum takbiratul ihram dan janganlah sujud sebelum ruku. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah S.A.W  yang artinya :

“Rasulullah S.A.W bersabda : Shalatlah kalian sebagaimana kalian melihatku Shalat”

       Apabila seseorang menyalahi urutan rukun shalat sebagaimana yang sudah ditetapkan oleh Rasulullah S.W.A, seperti mendahulukan yang semestinya diakhirkan atau sebaliknya, batallah shalatnya.

B. Sunnah – Sunnah Shalat

     Shalat mempunyai beberapa sunnah yang dianjurkan untuk kita kerjakan sehingga menambah pahala kita menjadi banyak. Apa saja sunnah – sunnah ketika mengerjakana shalat itu? Yuk, kita pahami bersama – sama. Sunnah shalat terbagi dua, yaitu sunnah ab’adh dan sunnah haiat.

  1. Sunnah Ab’adh, Yaitu amalan sunnah yang apabila tertinggal/ tidak dikerjakan maka harus digantikan dengan sujud syahwi.
  2. Sunnah Haiat, Yaitu amalan sunnah yang apabila tertinggal/tidak dikerjakan tidak disunnahkan diganti dengan sujud syahwi.

C. Syarat – Syarat Sah Shalat

     Syarat sah shalat yaitu hal yang harus dipenuhi apabila seseorang hendak melakukan shalatnya. Apabila salah satu syarat tidak dipenuhi maka tidak sah shalatnya. Syarat – syarat tersebut adalah sebagai berikut :

  1. Masuk waktu shalat

         Shalat tidak wajib dilaksanakan terkecuali apabila sudah masuk waktunya, dan tidak sah hukumnya shalat yang dilakukan sebelum masuk waktunya.

      2. Suci dari hadas besar dan hadas kecil
          Hadas kecil ialah tidak dalam keadaan beruwudhu dan hadas besar adalah belum mandi dari junub
     3. Suci badan, pakaian dan tempat shalat dari najis
         Adapun dalil tentang harus suci pakaian, yaitu firman Allah S.A.W, Q.s Al Muddasir/74 : 4. Yang artinya :
” Dan Bersihkan lah Pakaianmu.”
      4. Menutup aurat
          Aurat harus ditutupi rapat – rapat dengan sesuatu yang dapat menghalangi terlihatnya warna kulit kita.
      5. Mengahdap kiblat
          Orang yang mengerjakan sahalat, wajib mengahadap kiblat yaitu menhadap ke arah Masjidil Haram.

D. Syarat Wajib Shalat

     Selain syarat sah shalat, ada juga syarat wajib shalat. Syarat wajib shalat ini juga sangat penting. Apa saja syarat wajib shalat itu? Adapun syarat wajib shalat adalah sebagai berikut ;

1. Islam

2. Baligh

3. Berakal

4. Suci dari haid dan nifas

5. Mumayyiz. Mumayyiz artinya seorang yang telah dapat membedakan anatara yang baik dan buruk, yang halal dan haram.

Sumber : Buku Pendidikan Agama Islam untuk Siswa Sekolah Dasar Kelas IV, oleh Ulay Zaharudin, Destedy Mas Ridowansyah, Yadi Mulyadi, Sunyo Adji Purnomo.

Yuuuk teman kita lihat video tentang Shalat

“Video tentang shalat”