Kecamatan adalah kesatuan wilayah pemerintah terdiri atas ….
a. Desa dan Kelurahan c. Kabupaten
b. Kota d. Provinsi
2. Koramil membantu camat dibidang ….
a. Pembangunan b. Pemerintahan c. Keamanan d. Pertahanan
3. Memberikan pelayanan dibidang pendidikan adalah tugas lembaga dari ….
a. Kantor KUA b. Dinas Pendidikan c. Danramil d. Kapolsek
4. Polsek di pimpin oleh ….
a. Kapolsek b. Danramil c. Kapolres d. Kapolda
5. Sekertaris camat disingkat …
a. Sekda b. Sekil c. Sekdes d. Sekcam
6. Kecamatan dipimpin oleh ….
a. Wali kota
b. Camat
c. Lurah
d. Bupati
7. Sekertariat camat di pimpin oleh …
a. Kepala urusan pemerintahan
b. Kepala seksi pemerintahan
c. Sekertaris camat
d. Camat
8. Kecamatan merupakan organisasi pemerintahan dibawah …
a. Provinsi b. Negara c. Kabupaten d. Kawedanan
9. Komando militer ditingkat kecamatan adalah …
a. Dandim b. Danramil c. Dankopasus d. Danrem
10. Camat diangkat oleh …
a. Sekertaris daerah b. Wali kota c. Kepala desa d. Gubernur
II. Ayoo.. Isilah titik – titik soal berikut dengan jawaban yang benar
Melayani keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tugas dari ……………………………………………..
Sekertaris kecamatan bertanggung jawab langsung kepada ………………………………………………
Masalah kependudukan dan perizinan adalah bagian tugas dari kepala seksi ……………………………………………..
Polsek berkedudukan di wilayah ……………………………………………………………………..
Kepanjangan dari KUA adalah ………………………………………………………………………….
Urusan administrasi di pemerintahan kecamatan di bawah kendali ………………………………………………..
Wilayah kecamatan marupakan gabungan dari …………………………………………….
Dalam menjalankan tugas camat dibantu oleh ……………………………………………………………
Lembaga di kecamatan yang mengurusi pernikahan adalah …………………………………….
Camat, Kapolsek, dan Danramil disebut ……………………………………………………………………….
III. Ayoo.. Kerjakan Tugas muu!
Buatlah bagan susunan organisasi kecamatan dimana sekolahmu berada. Tentukan pula nama – nama pejabat sekolahmu saat ini. Minta keterangan atau bimbingan Bapak/Ibu Guru wali kelasmu.
Kecamatan di pimpin oleh Camat. Kecamatan adalah tingkat pemerintahan di atas desa atau kelurahan. Camat adalag seorang pegawai Negeri Sipil. Camat menerima gaji dari pemerintah. Dalam menjelaskan tugas, camat dibantu oleh seorang sekertaris kecamatan (Sekcam), kepala – kepala urusan, dan kepala – kepala seksi.
Pegawai di lembaga pemerintahan kecamatan terdiri atas :
a. Camat
Camat adalah kepala pemerintahan kecamatan yang bertugas menyelenggarakan pemerintahan, pembangunan segala bidang, dan memelihara keamanan serta ketentuan masyarakat kecamatan.
b. Sekertaris Kecamatan (Sekcam)
Sekcam memimpin sekertariat kecamatan yang berada dibawah camat dan bertanggung jawab langsung kepada camat. Tugasnya membantu camat di bidang administrasi dan pelayanan umum.
Dalam menjelaskan tugasnya, camat dibantu beberapa Kepala Seksi. Kepala seksi sebagai pembantu dan pelaksana tugas camat sesuai bidangnya masing – masing.
Untuk urusan teknis seperti melayani surat menyurat, mengerim undangan, mencatat keluar masuknya keuangan dan lainnya, diserahkan kepada Staff Pegawai Kecamatan.
Dalam menjaga keamanan wilayag kecamatan, camat dibantu oleh kepolisian sektor (Polsek) yang dikepalai kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek). Camat juga dibantu Komando Rayon Militer (Koramil) yang dikepalai oleh Komandan Rayon Militer (Danramil). Camat, Kapolsekm dan Danramil disebut Muspika (Musyawarah Pimpinan Kecamatan).
Camat ditunjuk oleh Bupati atau Wali Kota atas usul dari Sekertaris Daerah (Sekda). Karena itulah camat bertanggung jawab kepada Bupati atau Wali Kota melalui Sekertaris Daerah.
Menurut PP. Nomor 41 Tahun 2007, tugas camat meliputi :
a. Mengoordinasikan kegiatan pemberdayaan masyarakat,
b. Mengoordinasikan upaya penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum,
c. Mengoordinasikan penerapan dan penegakan peraturan perundang – undangan,
d. Mengoordinasikan pemeliharaan prasarana dan fasilitas pelayanan umum,
e. Mengoordinasikan penyelenggaan kegiatan pemerintahan di tingkat kecamatan,
f. Membina penyelenggaraan pemerintah dasa dan/ atau kelurahan, dan
g. Melaksanakan pelayanan masyarakat yang menjadai ruang lingkup tugas dan/atau yang belum dapat dilaksanakan pemerintah desa atau kelurahan.
2. Susunan Oraganisasi Kecamatan
Sumber : Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk SD/MI Kelas IV Oleh Sarjan dan Agung Nugroho
Yuuk kita lihat video tentang Lembaga Pemerintahan kecamatan..
Puisi adalah salah satu bentuk karya sastra yang menggunakan kata – kata indah dan penuh makna. Kamu dapat menulisakan semua hal yang kamu pikirikan dalam bentuk puisi, termasuk cita – cita. Membuat puisi cita – cita berarti kamu menceritakan angan – anganmu terhadap cita – cita yang kamu pilih.
Dibawah ini adalah contoh dari puisi.
Kebanggaanku
(Karya : Oktara)
Tak ada waktu yang kusia – siakan
Tak ada keluh yang kuucapkan
Semangatku hanya untuk menggapai impian
Menjadi pahlawan cendekia
Mendidik tunas bangsa
Membentuk pribadi yang cerdas dan pantang menyerah
Menjadi kebanggaan untuk Indonesia
Puisi tersebut berisi tentang kebanggaan memiliki cita – cita menjadi guru. Tugas guru sangatlah mulia. Tema atau gagasan utama puisi tersebut adalah cita – cita menjadi guru.
Agar lebih mudah dalam membuat puisi, perhatikan hal – hal berikut :
1. Menentukan Tema : Tema puisi merupakan topik utama atau gagasan pengarang dalam puisi.
2. Melakukan Observasi : Observasi bermanfaat untuk mengembangkan imajinasi, khayalan, inspirasi.
Agar dapat membuat puisi dengan mudah, perhatikan pesiapan membuat puisi berikut ini :
a. Tentukan tema puisi yang disukai.
b. Siapkan peralatan tulis.
c. Lakukan observasi terhadap objek pada tema puisi.
d. Observasi dapat dilakukan berulang kali agar dapat memperoleh lebih banyak inspirasi.
e. Tentukan peristiwa yang sesuai dengan tema puisi.
f. Catatlah setiap informasi yang dibaca atau disimak.
Ciri – ciri Puisi
Ciri – ciri puisi, yaitu bahasanya terikat oleh irama, rima, serta penyusunan baris dan bait. Dalam puisi terdapat beberapa jenis rima, yaitu sebagai berikut ;
a. Rima a-b-a-b
Puisi yang berima a-b-a-b sering juga disebut puisi berima silang. Puisi berima silang berarti dalam bait puisi memiliki persamaan bunyi pada baris pertama dengan baris ketiga dan baris kedua dengan baris keempat. Persamaan bunyi rima tersebut terjadi secara silang.
Contoh :
Belajar giat setiap hari
Tanpa jemu dan tak kenal waktu
Semua kukerjakan setulus hati
Demi mewujudkan cita – citaku
b. Rima a-b-b-a
Rima a-b-b-a dalam suatu puisi disebut juga rima peluk. Bait puisi yang berima peluk memiliki persamaan bunyi pada baris pertama dengan baris keempat dan baris kedua dengan ketiga.
Contoh :
Diatas karpet merah berjalan penuh gaya
Berlenggak – lenggok bak seorang putri
Mengenakan busana indah tak terperi
Membuat semua terpesona akan kecantikannya
c. Rima a-a-b-b
Rima a-a-b-b disebut juga rima pasangan. Bait puisi yang berima pasangan biasanya memiliki persamaan bunyi pada baris pertama dengan baris kedua dan baris ketiga dengan baris keempat.
Contoh :
Inginku memiliki suara merdu
Agar ku dapat menyanyikan sebuah lagu
Sebagai hiburan untuk seluruh handai tolan
Dalam sebuah pertunjukan yang dipenuhi para seniman
d. Rima a-a-a-a
Puisi yang berima a-a-a-a sering juga disebut puisi berima terus. Puisi yang berima terus memiliki perasamaan bunyi disemua barisnya, mulai dari baris pertama, kedua, ketiga, hingga baris terakhir.
Energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha atau kerja. Energi dapat mengalami perubahan dari satu bentuk ke bentuk lainnya. Energi dihasilkan oleh sumber energi.
A. Sumber Energi
Sumber Energi merupakan segala sesuatu yang ada disekitar kita, yang dapat menghasilkan energi. Sumber energi dapat berupa sumber energi primer dan sumber energi sekunder.
a. Sumber Energi Primer
Matahari
Matarahri merupakan sumber energi yang paling penting dikehidupan manusia. Energi cahaya matahari dapat dimanfaatkan tumbuhan untuk berfotosintesis. Panas matahari juga dimanfaatkan manusia untuk mengeringkan pakaian, menjemur ikan, memanaskan air, serta menghasilkan listrik.
Air
Air diperlukan makhluk hidup untuk minum dan mencuci. Namun air juga dapat dimanfaatkan untuk memutar kincir air dan membangkitkan listrik.
Angin
Menghasilkan energi gerak, seperti dapat memutar kincir angin, mendorong perahu kayu, dan mengeringkan pakaian serta dapat juga sebagai pembangkit tenaga listrik.
Makanan
Makanan berasal dari tumbuhan dan hewan. Bahan makanan menghasilkan energi kimia bagi tubuh yang kemudia diubah menjadi energi gerak dan energi panas dalam melakukan aktifitas sehari – hari.
b. Sumber Energi Sekunder
Bahan Bakar Fosil
Bahan bakar fosil dihasilkan oleh sisa – sisa makhluk hidup yang terkubur dalam bumi selama berjuta – juta tahun lamanya. Seperti minyak bumi, batu bara dan gas alam. Minyak Bumi diolah menjadi bagian bahan bakar, misalnya minyak tanah, bensin dan solar.
Listrik
Listrik adalah sumber energi sekunder yang dihasilkan dari sumber energi lain. Listrik banyak dimanfaatkan dalam kehidupan sehari – hari seperti untuk menyalakan peralatan elektronik.
B. Perubahan BentukEnergi
Energi tidak dapat diciptakan dan dimusnahkan, energi hanya dapat diubah dari satu bentuk ke bentuk yang lain. Misalnya energi panas, energi cahaya, energi gerak, energi bunyi, energi kimia dan energi listrik.
Sumber : ESPS IPA Kelas IV SD/MI oleh Irene, Khristiyono – Jakarta: Penerbit Erlangga, 2016
Pancasila – Kata “Panca” yang artinya Lima, dan “Sila” yang artinya Dasar. Sehingga arti Pancasila secara harfiah adalah Lima Dasar.
Ketuhanan Yang Maha Esa
Lambang : Bintang
Artinya : Menerangi dan memberi cahaya bagi bangsa dan negara
Percaya pada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan ajaran agama masing – masing.
Melaksanakan kewajiban dan keyakinan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
Saling menghormati antar umat beragama supaya tercipta kerukunan.
Tidak mengganggu teman yang sedang beribadah.
2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
Lambang : Rantai
Artinya : Rantai tersebut tersusun dari mata rantai yang berbentuk segi empat dan lingkaran yang saling berkaitan. Mata rantai yang saling berkaitan melambangkan bahwa manusia saling membutuhkan dan perlu bersatu agar menjadi kuat seperti rantai.
Sila ini mengajak masyarakat untuk dapat memperlakukan setiap orang sebagai sesama manusia yang memiliki martabat dan adab. Oleh karena itu, di perlakukan sikap saling mencintai, tenggang rasa, dan saling menghormati antar sesama
3. Persatuan Indonesia
Lambang : Pohon Beringin
Artinya : Pohon Beringin merupakan pohon berkayu yang rindang. Pohon yang rindang membuat orang – orang dapat berteduh dibawahnya. Pohon Beringin juga memiliki akar gantung yang banyak, melambangkan Bangsa Indonesia yang terdiri dari beragam suku, agama, ras, etnis, dan budaya.
Hal ini berarti Negara Indonesia juga menjadi wadah persatuan keragaman – keragaman tersebut. Artinya, Meskipun kita berbeda suku bangsa, tetapi masih dalam negara yang sama, yaitu Indonesia. Dan kita harus menunjukkan bahwa kita harus bersatu dan hidup rukun dalam kehidupan sehari – hari dengan orang lain.
4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
Lambang : Kepala Banteng
Artinya : Banteng merupakan hewan sosial yang suka berkumpul, sehingga sila ini mengibaratkan masyarakat Indonesia yang senang berkumpul untuk bermusyawarah dalam mendiskusikan sesuatu.
Sikap sehari – hari yang mencerminkan pengalaman sila keempat Pancasila adalah :
Mengutamakan musyawarah mufakat dalam menyelesaikan masalah.
Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain.
Menghormati dan menghargai pendapat teman, anggotan keluarga atau orang lain.
Menghargai setiap hasil keputusan musywarah dan melaksanakannya dengan baik.
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Lambang : Padi dan Kapas
Artinya : Lambang padi dan kapas yang menggambarkan kebutuhan dasar setiap manusia, yaitu kebutuhan sandang dan pangan.
Sila ke lima bermakna bahwa kita harus selalu berperilaku adil. Kita juga harus menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban dalam memenuhi kebutuhan dasar. Contoh sikap sila kelima Pancasila dapat tercermin pada sikap sehari – hari diantaranya :
Asil terhadap semua orang
Membantu orang lain yang sedang kesusahan
Menghormati dan menghargai hak – hak orang lain
Bergotong royong demi kepentingan bersama
Mengutamakan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi.
Keberadaan keragaman budaya Indonesia tidak dapat dihindari atau dihilang keberadaannya. Negara Indonesia dikenal dengan keragaman budaya yang sangat kaya. Banyak sekali jenis keragaman budaya yang dimiliki. Berikut keragaman budaya Indonesia dan contohnya :
Keragaman Bahasa Daerah Indonesia
Keragaman suku bangsa memengaruhi keragaman budaya di Indonesia. Salah satunya adalah keragaman bahasa daerah. Bahasa daerah merupakan alat komunikasi yang digunakan oleh suku tertentu di suatu daearah. Setiap suku bangsa memiliki bahasa daerahnya masing – masing. Setiap suku bangsa memiliki logat dan dialeg yang khas. Sehingga kita dapat membedakannya dengan suku lain.
Contoh bahasa daerah yang terdapat di pulau – pulau Indonesia :
1) Sumatra ( Aceh, Batak, Melayu Jambi, Mentawai, dan Lampung )
2) Jawa ( Badui, Betawi, Jawa, dan Madura )
3) Bali ( Bali )
4) Nusa Tengga ( Sasak dan Sumbawa )
5) Kalimantan ( Bahau, Kayan, Banjar )
6) Sulawesi ( Bugis, Bobongko, budong – budong dan batui )
7) Maluku ( Ambelau, Babar dan Buru )
8) Papua ( Asmat dan Dahu )
2. Keragaman Rumah Adat Indonesia
Rumah Adat adalah rumah khas suatu daerah yang bentuknya disesuaikan dengan kondisi lingkungan masyarakat setempat. Selain itu, keragaman bentuk rumah adat di sebabkan oleh kondisi lingkungan alam yang berbeda – beda disetiap wilayahnya.
Beberapa Contoh rumah adat yang ada di Indonesia :
Sumatra Barat ( Rumah gadang )
DKI Jakarta ( Rumah Kebaya )
D.I Yogyakarta ( Rumah joglo )
Kalimantan Barat ( Rumah Panjang )
Papua ( Honai )
3. Keragaman Pakaian Adat Indonesia
Pakaian Adat di sesuaikan dengan kondisi alam dan sosial masyarakat. Pakaian Adat baiasanya digunakan pada acara – acara tertentu, seperti pesta adat atau pernikahan. Pakaian Adat umumnya terdiri atas baju, celana, penutup kepala, perhiasan dan juga senjata tradisional. Setiap provinsi memiliki pakaian adat dengan ciri khasnya masing – masing.
Contoh Pakaian Adat di Indonesia :
DKI Jakarta – Pakaian Adat Betawi
Jawa Tengah dan Jawa Barat – Kebaya
Sumatra Utara – Ulos
Papua Barat – Pakaian Adat Papua
4. Keragaman Tarian Adat Indonesia
Jenis tarian di Indonesia adalah sebuah mahakarya peninggalan nenek moyang pada zaman yang telah usai, hal ini sebagai hiasan atau gambaran “Inilah kami! Seperti inilah kita hidup, dan beginilah karakteristik yang kita miliki!” Hingga saat ini tarian adat masih terus dilestarikan hal itu adalah salah satu bentuk kecintaan kita kepada negara Indonesia.
Beberapa Contoh Tarian Adat Indonesia :
Nangro Aceh Darrusalam – Tari Saman
Sumatra Selatan – Tari Tanggai
Sumatra Barat – Tari Piring
DKI Jakarta – Tari Topeng
Jawa Barat – Tari Jaipong
Bali – Pendet
Sumber : Bupena 4C
Yuukk… kawan – kawan kita lihat video tentang Keragaman Budaya Indonesia
Setiap tumbuhan memiliki bagian – bagian dan fungsi – fungsi tertentu. Bagian – bagian tumbuhan meliputi Akar, Batang, Daun, Bunga, Buah dan Biji – Biji.
1. Akar
Akar merupakan bagian tumbuhan yang tumbuh di dalam tanah. Secara umum, jenis akar ada 2 (dua), yaitu akar serabut dan akar tunggang. Akar Serabut, dimiliki oleh tumbuhan berkeping satu, contohnya padi dan jagung. Akar Tunggang dimiliki oleh tumbuhan berkeping dua, contohnya , mangga dan jambu.
Fungsi Akar diantaranya :
a. menyerap air dan zat hara dari dalam tanah.
b. menguatkan berdirinya tumbuhah pada tempat tumbuhnya, dan
c. menyimpan cadangan makanan.
Ada beberapa bentuk akar lain pada tumbuhan tertentu, misalnya sebagai berikut:
Akar gantung keluar dari bagian di atas tanah dan bergantung di udara. Contohnya, pada pohon beringin.
Akar napas muncul kepermukaan tanah untuk masuk udara. Contohnya, pada pohon bakau, jenis api – api.
Akar tunjang, tumbuhan ke segala arah untuk menunjang batang. Contohnya, pada pohon pandan.
2. Batang
Batang adalah bagian tumbuhan yang berada di atas tanah. Fungsi batang antara lain sebagai berikut :
a. menyalurkan air, zat hara, dan zat makanan keseluruh bagian tumbuhan,
b. tempat tumbuhnya daun, bunga, serta buah,
c. tempat menyimpan cadangan makanan (pada beberapa jenis tanaman tertentu, misalnya tanaman tebu)
Tumbuhan ada yang memiliki batang berkayu, seperti pohon jati, mangga, dan beringin. Batang berkayu memiliki zat kayu dan kandungan air yang lebih sedikit. Selain itu, ada juga batang basah dan berongga, seperti bayam, seledri, jagung, dan rumput. Batang basah dan berongga (lunak) mengandung air dan udara yang lebih banyak.
3. Daun
Daun berfungsi sebagai tempat fotosintesis. fotosintesis adalah proses pembuatan makanan pada tumbuhan dengan bantuan energi cahaya matahari. selain itu, daun juga berguna sebagai tempat penguapan air dan sebagai alat pernapasan pada tumbuhan. daun dapat dibedakan berdasarkan bentuk tulang daunnya, misalnya sebagai berikut :
Bentuk tulang daun menyirip
Bentuk tulang daun menjari
Bentuk tulang daun sejajar
4. Bunga, Buah dan Biji
Bunga memiliki peran penting dalam perkembang biakan tumbuhan karena pada bunga terdapat perkembang biakan, yaitu putik dan benang sari. Bunga tersusun atas beberapa bagian, yaitu mahkota, kelopak bunga, tangkai, putik, dan benang sari.
Buah dan Biji merupakan bagian tumbuhan hasil dari perkembangan bunga. putik yang telah diserbuki oleh serbuk sari akan tumbuh menjadi biji. Biji dilindungi oleh daging buah. Buah dari setiap tumbuhan memiliki bentuk yang beragam.
Sumber : Bupena Jilid 4A
Berikut ini video tentang Bagian – Bagian Tumbuhan. Yuukk kita lihat.“Video tentang bagian – bagian tumbuhan”